Articles by "Karya"


                    





Oleh Reza Anjelina Cahya


Menggantungkan cita di kampus merah

Harap dan doa mama jadi perajut asa

Entah ke mana takdir ku mengarah

Yang jelas kini ku dibawa ke Asrama


Langkahku kini diiringi tawa dan cerita

Para rantauan dari Kota Manuntung

Aneh, lucu, keren, seru, capek

Sebuah hidup baru


Berbagai latar belakang

Berbagai kepribadian

Rasanya tidak kentara

Melainkan keluarga


Rabu,27/09/2023






Oleh Andi Miftahul Jannah


Bangunan penuh kenangan

Di dalam Asrama yang penuh kehidupan

Terdengar tawa cerita dan mimpi bersama

Teman-teman seperantauan


Bersama-sama kita belajar 

Meraih sebuah impian 

Di dalam bangunan ini 

Kita menjadi sebuah keluarga 


Tempat tidur terbaik

Lemari kecil penuh kenangan 

Di dalam ruang ini 

Kita berbagi cerita hidup 


Pagi hingga malam 

Kita bersama-sama berjalan

Menghadapi dunia 

Sebagai keluarga sejati 


Di Asrama ini

Persaudaraan tumbuh subur 

Kita saling mendukung 

Tidak ada yang terlupakan 

Meski jauh dari orang tua 


Dari rumah 

Di sini kita berkembang 

Asrama tempat di mana

Hati kita bersemangat dan berkobat


Rabu,27/09/2023




Oleh Adira Artika Aulia


Kehijauan yang mengindahkan pandangan 

Dengan lebatnya pepohonan yang bergandengan

Ditiup oleh semilir angin 

Dengan cerahnya matahari yang tersenyum

Disinilah rumah keduaku...


Bersih... Indah dipandang mata

Sederhana dan juga ramah seisinya 

Kujaga keindahan rumah keduaku...

Tempatku bernaung,

Melepas penat seusai letihnya menuntut ilmu

Tuk masa depan yang cerah


Kutata rapih harapan orang tuaku di sini...

Tempat menyimpan segala cerita dan kenangan

Oh rumah keduaku... 

Jadilah saksi dari kesuksesanku di masa depan kelak...


Rabu,27/09/2023







Oleh: Verawati

(Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan (KPMB) Makassar Periode 2024-2025 / Mahasiswa Psikologi Universitas Negeri Makassar)

 

Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Balikpapan telah menjadi sorotan sebagai daerah penyangga utama untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Namun, di tengah persiapan acara besar kenegaraan seperti upacara HUT ke 79 Republik Indonesia yang diadakan di IKN pada tanggal 17 Agustus 2024 lalu, daerah ini justru dilanda bencana banjir dan longsor. Peristiwa ini tidak hanya terjadi dalam beberapa kali, tetapi sering kali sehingga menjadi salah satu isu lingkungan yang paling mendesak di Kota Balikpapan. Sebagai kota pesisir dengan populasi yang terus bertambah, Balikpapan menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan tata ruang dan infrastruktur lingkungan.

Hujan deras yang mengguyur kota ini beberapa bulan terakhir sering kali menyebabkan banjir di berbagai wilayah, tercatat pada bulan Agustus 2024 terdapat 15 kelurahan yang tersebar di enam kecamatan merasakan bencana banjir ini. Terlepas dari curah hujan yang tinggi sebagai pemicu utama, faktor manusia dan pengelolaan infrastruktur tanpa mempertimbangkan sistem drainase yang memadai menyebabkan aliran air terhambat. Hal ini mengakibatkan air meluap dan menggenangi kawasan pemukiman dan menyebabkan fenomena banjir ini seolah menjadi langganan yang semakin sulit dihindari, terutama dalam beberapa tahun terakhir. 

Isu banjir di Balikpapan menjadi sangat penting untuk dibahas karena dampaknya yang luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain merendam rumah dan fasilitas umum, banjir juga mengganggu akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat. Data menunjukkan bahwa 15 kelurahan di Balikpapan terkena dampak banjir, dengan satu orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat bencana ini. Genangan air yang tinggi tidak hanya merusak barang-barang berharga warga, dan mengancam stabilitas fisik wilayah, tetapi juga membawa dampak signifikan pada kesejahteraan mental masyarakat yang terdampak. Pandangan penulis ini didukung oleh banyak penelitian yang menunjukkan bahwa bencana alam dapat memicu trauma psikologis, gangguan stres, hingga perubahan perilaku sosial. Seperti banjir yang melanda Kota Balikpapan menyebabkan masyarakat yang terdampak kehilangan tempat tinggal, akses transportasi terganggu, dan fasilitas umum rusak.

Dari perspektif psikologi komunitas, dampak banjir juga memengaruhi dinamika sosial masyarakat terdampak. Di satu sisi, bencana dapat memperkuat solidaritas masyarakat yang terlihat dari kerja sama dalam membersihkan lingkungan dan mendistribusikan bantuan. Namun, di sisi lain, konflik sosial juga dapat muncul jika distribusi bantuan dianggap tidak adil atau jika terjadi ketegangan antar masyarakat yang meningkat akibat keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, intervensi pemerintah harus mempertimbangkan kesejahteraan individu sekaligus memperkuat kohesi komunitas untuk menciptakan pemulihan yang berkelanjutan.

Banjir, seperti bencana lainnya sering kali menjadi katalis untuk trauma psikologis karena sifatnya yang tiba-tiba dan merusak. Sebab-akibat dari dampak banjir ini penulis klasifikasikan dari tiga aspek utama, yaitu ketidakstabilan lingkungan, ketidakpastian ekonomi, dan disrupsi sosial. Ketidakstabilan lingkungan, seperti rumah yang rusak atau hilang, menyebabkan korban kehilangan tempat berlindung yang aman, yang pada akhirnya memengaruhi rasa aman mereka secara emosional. Ketidakpastian ekonomi, seperti kerusakan properti atau kehilangan pekerjaan, meningkatkan stres individu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, disrupsi sosial, seperti evakuasi massal atau isolasi, dapat memperburuk perasaan kesepian dan keterasingan.

Penanganan fisik seperti infrastruktur drainase yang lebih baik atau peningkatan tata ruang dapat mencegah banjir di masa yang akan mendatang, tetapi tidak secara langsung membantu korban yang sudah terdampak dari bencana banjir tersebut. Oleh karena itu, banjir tidak hanya membawa dampak fisik yang besar, tetapi juga dampak psikologis yang mendalam bagi masyarakat yang telah terdampak.

Oleh sebab itu, penting untuk menekankan bahwa penanganan bencana banjir tidak hanya dapat mengandalkan upaya pemerintah saja, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari masyarakat. Edukasi lingkungan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta keberlanjutan tata ruang sangat penting dalam mencegah terjadinya banjir. Masyarakat perlu diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak perilaku sehari-hari terhadap lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air dan merusak infrastruktur drainase.

Pemerintah juga perlu memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta dan lembaga pendidikan dalam merancang dan menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan. Program penghijauan dan perbaikan sistem drainase yang terintegrasi, serta pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan, perlu menjadi prioritas dalam perencanaan kota jangka panjang. Tidak hanya itu, pihak berwenang juga perlu memperkuat sistem peringatan dini dan memberikan pelatihan kesiapsiagaan kepada masyarakat untuk menghadapi kemungkinan bencana di masa depan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, pemerintah juga dapat bekerja sama dengan para profesional kesehatan mental dan psikolog untuk memberikan dukungan emosional kepada korban. Program pendampingan psikologis yang terfokus pada trauma pasca-bencana perlu diadakan di titik-titik pemulihan atau tempat pengungsian. Dengan dukungan yang tepat, masyarakat yang terdampak bisa merasa lebih aman dan termotivasi untuk kembali membangun kehidupan mereka, baik secara fisik maupun mental.



oleh Agus Putra Mahendra


Kota makassar merupakan kota yang mempunyai banyak sejarah baik dari pendidikan,budaya,dan tradisi,orang-orang juga mengenal kota makassar sebagai kota daeng,dan ketika orang-orang menginjakkan kakinya di kota ini,maka yang pertama mereka ingin rasakan yaitu makanan khas makassar apalagi kalau bukan coto makassar yang memiliki rasa yang khas,dan sangat nikmat di santap pada saat waktu suasana dingin.


Kota makassar juga terkenal dengan banyaknya universitas-universitas yang mempunyai nilai pandang yang baik di kalangan anak muda,contohnya saya universitas hasanuddin, universitas muslim indonesia,universitas Negri makassar dan universitas Muhammadiyah Makassar dan masih banyak universitas yang lainya.


Dan ketika mahasiswa ingin merantau ke kota daeng maka mereka akan mempersiapkan mental dan fisik mereka secara matang. Dan dari itu juga mahasiswa rantau juga membutuhkan rumah untuk tinggal selama mereka menempuh masa perkuliahannya/pendidikanya.


Terkhusus untuk mahasiswa Balikpapan yang merantau di makassar, pemerintah Balikpapan telah memberikan fasilitas asrma khusus untuk mahasiswa Balikpapan,yang menempuh pendidikannya di Makassar.


Asrama Balikapapan yang ada di makassar ber alamat di jl Bung no3 Kel tamalanrea kec Tamalanrea jaya kode pos 90245.


Adapun sebelum berdirinya Asrama balikpapan,mahasiswa Balikpapan tinggal di sebuah rumah sewa atau yang bisa di sebut sekretariat/sekret,yang mana tempat ini dijadikan sebagai wadah untuk membangun dan memperkuat tali persaudaraan antara mahasiswa balikpapan yang merantau di Makassar,di sekret juga mempunyai sebuah organisasi yang di buat/didirikan oleh mahasiswa Balikpapan yang kini kita kenal sebagai KPMB Makassar.


Tentu sebelum di tetapkan nama resmi dari KPMB makassar,pasti ada perjuangan yang sangat panjang yang telah di lakukan oleh mahasiawa-mahasiswa yang lebih awal meginjakkan kakinya di Kota Makassar untuk mendirikan KPMB Makassar,Kalian pasti penasaran tentang bagaimana bisa terbentuknya KPMB Makassar.langsung saja kita kupas tuntas.


Pada tanggal 11 juni 1989 lahirnya Manuntung study club (Msc), yang pada awalnya msc ini sebagai wadah untuk berkumpuldan salingbertukar pikiran, semakin lama banyak perkembangan yang tercipta dengan adanya msc banyak Mahasiswa Asal bBalikpapan yangberkuliah di Makassaar merasakan dampak positif dari Msc ini. 


Maka dari itu msc semakin berkembang dan mempunyai misi yaitumenciptakan sumber daya manusia yang unggul dan menjadi tuan di rumah sendiri, dan pada tahun 1996 Manuntung Study club(MSC) berganti nama menjadi forum komunikasi Mahasiswa Balikpapan-Manuntung study club(FKMB-MSC) ujung pandang dan pada tahun 2007 berganti nama menjadi Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan (KPMB) melaluai forum musyawarah warga manuntung(MUSWAM)VII.


Pada saat MUSWAM XI kembali terjadi pergantian nama organisasi menjadi Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan - Manuntung Study Club (KPMB-MSC) pada tanggal 23-25 di Bantimurung Sulawesi Selatan.


“Salam Manuntung”


Penulis: Muhammad Khadafi Karim Abdullah

Jabatan: Ketua Umum KPMB Makassar Periode 2024-2025


Pemerintah Republik Indonesia telah resmi memulai Pembangunan Ibu Kota Negara yang baru melalui terbitnya Undang-undang (UU) Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Ibu Kota Negara yang bernama Nusantara tersebut berlokasi di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki visi sebagai kota dunia yang menjadi kota berkelanjutan, penggerak ekonomi Indonesia, dan menjadi simbol identitas nasional. Pembangunan IKN menggunakan 8 (delapan) prinsip yaitu mendesain sesuai kondisi alam, Bhineka Tunggal Ika, terhubung dan mudah diakses, rendah emisi karbon, sirkuler dan tangguh, aman dan terjangkau, kenyamanan dan efisiensi melalui teknologi, dan peluang ekonomi untuk semua.

Pemilihan lokasi IKN yang berada di Kalimantan Timur dikarenakan lokasi tersebut berada dekat dengan salah satu kota besar yang ada di Kalimantan Timur. Infrastruktur pendukung yang ada di Kota Balikpapan menjadi faktor yang mendukung pembangunan IKN seperti telah tersedia jalan tol Balikpapan-Samarinda, Bandara Sepinggan di Balikpapan yang sudah berstatus bandar udara internasional, ada juga pelabuhan peti kemas di Kariangau maupun pelabuhan penumpang di Semayang. Selain itu terdapat lahan luas yang berstatus sebagai hutan produksi dan perkebunan yang dapat dibangun kota berkonsep forest city. Kota Balikpapan berperan sebagai otot yang berfungsi sebagai simpul hilir migas dan logistik, Kota Balikpapan adalah kota yang terkenal karena minyak bumi. Sejarah Kota Balikpapan tidak dapat dilepaskan dari pengeboran pertama sumur minyak pada tahun 1897 di sisi timur Teluk Balikpapan. Sumur minyak tersebut dibuat oleh Firma Samuel & Co. sebagai pemenang hak konsensi pengeboran dari pemerintah Hindia Belanda. Sumur minyak pertama itu kemudian diberi nama sumur Mathilda. Kota Balikpapan memiliki wilayah seluas 511,11 km persegi. Kota Balikpapan terbagi menjadi 6 (enam) wilayah administrasi yaitu Balikpapan Kota, Balikpapan Tengah, Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Selatan. Jumlah penduduk pada tahun 2022 adalah 703,611 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sekitar 1.377 jiwa per km persegi.

Sebagai salah satu kota penyangga IKN, Balikpapan adalah kota yang bisa dikatakan siap secara infrastruktur, namun tentunya perlu ada sebuah pertimbangan terkait masalah-masalah finansial, sosial, serta kondisi tata letak kota yang mengalami banyak perubahan. Seiring meningkatnya pembangunan yang ada di IKN perlu diiringi denga tata kota dan mitigasi bencana baru. Pasalnya Kota Balikpapan adalah kota transit bagi banyak nya alat maupun bahan bangunan yang akan dikirim ke IKN, hal ini menyebabkan padatnya aktivitas yang terjadi di Kota Balikpapan, dengan kondisi jalanan yang berbukit-bukit dikhawatirkan alat berat yang banyak melintas di jalanan kota yang juga dipenuhi oleh masyarakat umum dan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Balikpapan juga mengalami masalah peningkatan jumlah kendaraan, karena akses menuju IKN sangatlah dekat dengan Kota Balikpapan maka banyak migrasi yang terjadi di Kota Balikpapan, diiringi dengan meningkatnya jumlah penduduk serta kendaraan pribadi, hal ini coba diatasi pemerintah dengan menyediakan transportasi umum, namun masih perlu banyak evaluasi karena mendapat penolakan dari masyarakat yang berprofesi sebagai supir angkot.

Akibat adanya migrasi besar ke Kota Balikpapan banyak kemudian pekerja maupun orang yang ingin mencari pekerjaan datang untuk singgah maupun menetap di Kota Balikpapan. Masalahnya adalah pemerintah Kota Balikpapan menyatakan saat ini Kota Balikpapan masih kekurangan rumah singgah atau tempat tinggak sementara bagi orang-orang yang membutuhkan. Rumah singgah adalah tempat singgahnya seseorang dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, biasanya untuk alasan tertentu seperti perjalanan jauh, panggilan kerja, kebutuhan medis atau situasi darurat. Hal ini imbas dari Kota Balikpapan yang saat ini sudah menjadi beranda Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Belum lagi permasalahan ekonomi yang semakin meningkat seiring banyak nya permintaan pasar dan kesediaan barang yang juga terbatas. Banyaknya permasalahan daerah menjadi perhatian besar bagi pemerintah kota, pasalnya pembangunan IKN sudah tidak bisa lagi untuk diganggu gugat, perosalan adaptasi dan kesiapan pemerintah dalam merespon segala isu yang belum terselesaikan di kota dan terus-menerus muncul setiap harinya. Banyak nya kriminalitas yang terjadi, titik banjir semakin meningkat di beberapa daerah di Kota Balikpapan, serta meningkatnya sampah akibat kepadatan penduduk.

Dengan banyak nya permasalahan yang terjadi di Kota Balikpapan, daerah ini dirasa belum siap untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada, namun IKN sudah tidak bisa dihindari lagi, maka dari itu pemerintah perlu secepatnya melakukan respon berupa kebijakan-kebijakan baru yang memperhatikan kondisi geografis, sumber daya alam yang dimiliki, serta tata kelola kota yang baru guna menghadapi kepadatan penduduk, serta koordinasi lapangan kepada setiap titik wilayah yang banyak timbul permasalahan seperti banjir dan kriminalitas di Kota Balikpapan. Hal ini tentunya sangat menjadi perhatian setiap warga Kota Balikpapan, dan menjadi tanggung jawab pemerintah dalam menyelesaikan setiap tantangan yang terjadi akibat dari IKN.




Istana Kehidupan

oleh Aghin

 

       Mungkin, sekedar itu….

            Menentukan kelanjutan hidup bukanlah hal yang mudah, katanya. Kita semua tahu itu mungkin bagian dari ujian hidup terbesar ke langkah yang akan ditempuh selanjutnya. Setiap telapak kaki yang terangkat beriringan dengan pundak yang memikul beragam tanggung jawab, kepada diri sendiri, orang tua, keluarga bahkan kepada orang sekitar.

 

        Tentu itu tidak mudah, bahkan sangat sulit. Bukan hanya sekedar apa yang ingin ku pelajari, tapi adaptasi pada kota yang sangat asing akan menjadi kemungkinan besar tentunya. Memiliki nilai yang bagus mungkin adalah nilai bonus selama perjalanan ini. Tetapi mendapat istana dengan lingkungannya yang indah akan jauh lebih berarti.

 

            Mungkin aku mendapatkan istana itu. Mungkin juga tidak semegah pemikiran kalian. Mungkin tidak seindah apa yang pernah kalian lihat. Mungkin tidak selengkap fasilitas yang diharapkan. Mungkin tidak memiliki dayang-dayang rupawan yang langsung menyahut saat dipanggil. Dan mungkin hanyalah sekedar itu, hanya sekedar bangunan yang siap untuk ditinggali sementara. Sementara hingga diri ini siap untuk kembali berlari mengejar impian yang sudah dibekali istana ini.




Foto Oleh Muhammad Fauzan

Kenyamanan

 Oleh Jessy Ramba T

 

Kedamaian

Itu yang kucari

Kenyamanan

Itu yang kudapatkan

 

Hangat

Rasa pertama yang hadir

Sambutan, sapaanmu

Meluluhkan suasana

 

Tidak selalu ramai

Tapi tidak kosong

Oh asramaku

Tempat aku melakukan banyak hal






Ini Tentang Aku, Pencari Kebahagiaan

Oleh Sri Ayu Lestari

Rasa ini, tetap sama... Masih terasa abu-abu
Berjalannya waktu...
Aku bukan satu-satunya yang merasa terpuruk

Aku harus menghadapi lelah
Yang luar biasa hebatnya
Ku pijakkan kaki,
Menguatkan diri...

Demi berlabu ke masa depan
Aku tak ingin hidupku tak berpedoman
Bagai hidup di landa kebodohan

Bagai rumah... Tak berlampu
Ku kejar, titik cahaya kebahagiaanku

Tak perduli untuk berjuang mati-matian
Agar ku tak kalah oleh keadaan

Kini, jiwaku kian menggebu
Haru, nan berlalu
Gelora dalam diri, ingin menyebarkan wangi serta pesona alami

Aku tak ingin mengeluh, terhadap masalah
Apalagi... Sampai membuatku menghentikan langkah
Ku cari bahagiaku
Di masa depan mulia, rapih tertata...

Ini tentangku, si perempuan peraih mimpi
Tentang jalan perjuangan
Yang tak pernah luput dari memori

Ada sepercik harapan, yang ku dambakan
Untuk melanjutkan kehidupan, penuh kebahagiaan

Bayangan perjuangan ini,
Ku persembahkan untuk mu...

Dari aku, perempuan yang mencari kebahagiaan






                                                              Tempat Manusia Tabah

Oleh Cynthia


bahwa aku pernah

tinggal pada sebuah rumah paling sibuk

diantara manusia-manusia yang tabah

perihal jauh dari ayah, ibu, dan peluk


dan hiruk pikuk yang melelahkan 

bercengkrama kesana kemari 

dan malam hari yang bertamukan bulan

di antara bintang-bintang yang bersorai


pagi hari yang begitu cepat

kebahagian yang ditumpuk seperti harapan

pun matahari yang berlari ke barat

semuanya begitu mengesankan



Pertengahan Tahun
oleh NN

Terima kasih atas luka di bulan juli
Terima kasih atas bahagia di bulan juli
Walaupun sesaat saja kurasakan
Tetapi kian bermakna tak terlupakan


Aku akan bertemu agustus
banyak harapan, semoga tak pupus
berharap agustus menjadi baik
dan tidak memberikan luka pelik


Di pertengahan tahun ini banyak kejutan
Walaupun tidak semua kudambakan
tetapi aku akan tetap ada
sampai yang ditunggu kunjung ada


Salam Manuntung!!!

Makassar, 28 Agustus 2022





Edelweiss Rising
Oleh Jumadila Kartini Poetry

Once she was born, like an Edelweis.
spread the fire on every hearts.
make it rise to the eyes.
It is Kartini that everyone knows

she is a woman,
she told us that we are a woman.
so we scream that we are a woman.
and here we are bravely stand.

this is a fight for our life
cause our life is a right
and nothing can't stop the heroine.
then we'll rise, like a free dust.

it doesn't matter whatever we are. 
keep your expectation cause we'll keep rise.
and it wont be back a surprise.
even if its a quite hard and bitter.

the reason is an Edelweiss.
its already growth on our hearts.
and flash on our eyes.
Its what Kartini left us.


Salam Manuntung!!!

Makassar, 30 Mei 2022



Rumah Keduaku
Oleh Siti Arbiana

Sebuah rumah, wadah dan tempat
Bagi seseorang yang ingin berproses
Rumah yang didasari oleh kekeluargaan
Memberikanku semangat dalam meraih masa depan
Ialah tempat dimana aku merasa diterima
Diterima oleh orang-orang yang
Sebelumnya tidak kukenal
Orang yang awalnya kuanggap
Hanya sebagai orang asing
Kini kami menjadi keluarga

Canda, tawa dan tangis kebahagiaan
Menjadi warna kehidupan
Didalam setiap ruang
Yang tak akan pernah kulupakan

Ialah tempatku berlindung 
Dari kejamnya dunia luar
Tempatku mengadu berbagai keluh kesah
Suka dan dukaku di luar sana

Hingga nantinya,
Akan terucap sebuah kata cinta
Padamu,...
Rumah keduaku

Salam Manuntung !!!

Makassar, 19 September 2019



Kadang Kita Lelah
Oleh Sandrina Putri Herawati

Kadang kita lelah
Saat menumpuknya tugas kuliah
Lalu di organisasi lagi tak mau kalah meminta waktu

Kadang kita lelah
Selama satu minggu tidak ada hari libur
Setiap hari kerjanya lembur
Istirahat terkadang hanya saat tertidur
Selebihnya, tugas terus meluncur

Kadang kita lelah
Dimata mereka mungkin kita aktivis
Yang waktu kuliahnya terbagi-bagi
Mereka tak tahu, waktu istirahat kita seperti apa
Saat kita mengorbankannya untuk mengejar ketertinggalan akademis

Kadang kita lelah
Ketika hidup berbeda jauh dari mereka
Ketika porsi santai tak menemukan jeda
Ketika pengorbanan menuntut segalanya

Namun, semuanya terbayar
Saat media kita bermanfaat bagi sesama
Saat lelah kita memajukan organisasi menghasilkan buahnya
Saat kita mampu berprestasi, bukan sekedar akademis semata

Salam Manuntung !!!

Makassar, 21 September 2019

 


KPMB-MSC Makassar 
Oleh Zhafirah Permata Sari

Organisasi ini...
Ibarat akar dari pohon palm
Jika 1 akar tercabut
Seisinya yan telah melambung akan lenyap
Seperti layaknya pelangi yang menembus lautan
Setiap perkataan “batas”
Bisa menjadi bukan sebuah batas

Takdir yang akan datang
Tentu sesuai dengan kemampuan
Tuhan yang tidak pernah salah
Alunan nada terdengar sekedar angin lalu.
Namun, memiliki siratan makna yang kuat

Bukan sekedar sebuah kata
“Kan kubawa baktimu hingga di sudut hati”

Bahwa benar
Kekeluargaan yang terbentuk
Kenyamanan yang tercipta
Membangun sebuah kesetiaan yang kuat
Sebuah ikatan kekeluargaan
Berawal dari rasa ketidaknyamanan
Perhatian kecil menjadi sebuah kesadaran
Bahwa sebuah kalimat harus disuarakan

Konstitusi yang menjadi sebuah pedoman
Juga menjadi sebuah langkah awal untuk kita
Dalam melangkah ke dunia baru

Sebuah ikatan tidak dapat terbentuk
Dari hanya sebuah bibit yang ditanam
Namun tidak dirawat

Perkembangan ?
Apa benar semua tanaman bisa berkembang dengan caranya ?
Atau bahkan hanyut hanya dengan percikan air ?
Maka bukan hanya beberapa tanah
Yang dapat menerima sebuah bibit
Melainkan banyak tanah di bawah pohon palm ini
Dapat menerima banyak bibit
Namun, tidak semua dapat menjaga bibit itu

Banyak cara agar daun bisa tumbuh
Banyak cara agar kayu bisa kokoh
Namun, tidak banyak cara agar bibit bisa berkembang
Dengan leluasa,
Jika tanah tidak bercengkrama dengan bibit
Menjadi bebas dalam bersuara
Namun tetap berkualitas !

Salam Manuntung !!!

Makassar, 21 September 2019



Suara Cinta Sang Organisatoris Muda 
Oleh Muhammad Fauzan

Untukmu seseorang yang tidak bisa terucapkan namanya
Dariku seorang organisatoris muda

Akulah malam yang berteman gelap penuh keheningan
Seperti bulan yang bersama bintang
Hadir bersama namun tak pernah saling menyapa

Untung saja secangkir kopi hitam
Selalu setia menemaniku melewati malam
Memberiku semangat perjuangan
Dalam setiap ruang-ruang kebebasan yang tak terikat oleh waktu

Mencoba menyusun bait-bait kata penuh makna
Beretorika atas sebuah perjuangan suara cinta

Suaramu terdengar indah berharmoni
Serupa diksi dalam kisah elegi 
Berharap senyummu malam ini 
Akan terus abadi hingga esok dan sampai nanti

Aku hanyalah seorang organisatoris muda
Yang hidup dalam dinamika dan problematika

Menjalani proses tanpa cinta
Bagaikan melangkah namun tak pernah tau arah
Organisasi tanpa cinta
Hanya menjadi ruang kosong yang tak ada maknanya

Selayaknya ruang-ruang semu organisasiku
Yang penuh dinamika dan tantangan
Kehadiranmu menjadi satu dari sekian alasanku 
Untuk tetap ada dan terus bertahan
Dalam proses yang kian menemukan luka
Memilih bertahan adalah bukti sebuah cinta

Keindahan bintang pada langit malam
Seolah memberiku pesan dan sebuah harapan
Akan indahnya cakrawala ciptaan tuhan

Kini, aku hanya ingin selalu bisa bersuara
Memandangimu dari kejauhan bintang dan bulan
Sampai saat tiba waktunya
Kita kan bersama dalam satu naungan cinta dan perjuangan

Makassar, 20 April 2021


Hadiah Yang Bermakna

Oleh Marina Azhari

Marina Azhari Marina Azhari
@marinameryn


Hujan tiba-tiba membasahi wajahku yang sedang berjalan menuju pulang ke rumah. Aku mencari tempat teduh dan aku berhenti di suatu gedung,tak lama selang beberapa detik seorang perempuan yang aku merasa kenal, ia berdiri di sampingku tetapi wajahnya sebagaian menutupi payung sehingga aku tak bisa yakin dengan perempuan itu, tapi dia memiliki pasangan gelang seperti yang kupunya, gelang itu emas putih serta ada hiasan kuncinya yang berlapis emas yang menyilaukan mataku,sedangkan hiasanku gembok. Lalu hujan pun mulai reda dan dia langsung pergi......

Flashback


Aku terbangun di pagi hari , sinar matahari menembus kaca kamarku sehingga terkena sebagian wajahku, aku menyempitkan mataku dan ku tutupi dengan tangan kiriku, aku terbangun dan kulihat jam di samping kasur tidurku , ” Aku terlambat untuk kuliah” kataku dan langsung bergegas ke kamar mandi , selang 10 menit aku sudah selsai mandi dan langsung berpakaian serta meluncur ke kampus menggunakan motor vespaku yang sudah alam kupakai semenjak masi masa SMA, jaraknya sekitar 20 menit dari rumah , tiba di kampus aku langsung memasuki ruanganku dan duduk , belum ada dosen yang datang , aku mencari seseoramg yang membuatku selalu semangat setiap harinya, selalu membuat setiap hari jantungku beerdegup kencang, setiap hari selalu membuatku jatuh cinta, aku menoleh kanan dan kiri tapi sepertinya dia belum datang.

Sembari menunggu orang itu aku perkenalkan diriku dulu , namaku Gilang Saputra , aku sedang kuliah di Jakarta di salah satu universitas yang sangat terkenal ,aku tinggal sendiri , orangtua kerja di luar kota sehingga jarang pulang , aku memang berada tapi aku gak pernah bisa memamerkan apa yang orang punya , aku hidup dengan apa adanya, buktinya aku selalu memakai motor vespaku yang sudah lama ku pakai.

Nah itu dia orang yang kutunggu datang, ia menghampiriku dan langsung tersenyum padaku, senyum yang selalu membuat aku jatuh cinta sama dia setiap harinya “ Selamat pagi ” sapanya dengan senyum manisnya , “Pagi” aku membalasnya dengan senyuman dan mengelus kepalanya, dia duduk di sampingku , kemudian dosen masuk dan mata kuliah pun dimulai , 2 jam kemudian perkuliahan selesai.“sudah makan ?” tanyaku, “belum” jawabnya singkat tapi pandangannya gak pernah lari dari pandanganku, “ kalau begitu kita makan yok” aku pun mengajaknya dan ia hanya menjawab dengan anggukannya yang anggun, aku memang belum ada status dengannya aku masih hanya dekat , nama cewek yang membuat aku jatuh cinta ini adalah Nita ,kita ngobrol hal apa saja sambil menunggu masuk kuliah selanjutnya , aku yakin dia juga punya perasaaan ke aku , tinggal tunggu waktu yang tepat dan langsung nyatakan cinta.

Setelah makan siang aku dan dia masuk kembali ke ruangan dan duduk bersama , selesai kuliah aku antar dia kerumahnya , dia tidak pernah malu untuk pulang sama aku meskipun dia naik motor vespa, dia juga tidak tau aku keluarga yang berada disitu yang buat aku senang sama dia , “Makasih ya , jangan lupa kabarin kalau kamu udah sampai rumah” tanya dia , ” ia aku pasti kabarin kamu kok” jawabku. Aku pun langsung pulang , dan sampai dirumah aku berbaring sambil menatap langit langit kamarku berfikir untuk mengajaknya jalan , aku mengambil hpku dan menelponnya untuk mengajaknya jalan besok , kebtulan besok weekend, ia mengiyakan dan aku akan datang menjemputnya jam 4 sore.

Keesokan harinyaa


Aku bangun siang sekitar jam 11 aku merapikan kamarku,mandi,berpakaian ,lalu aku pergi keluar rumah untuk mencari makan siang, gak ada spesial sampai nanti jam 4 sore hari dmna spesialnya , sudah jam 3 siang aku siap siap untuk menjemputnya ,maklumlah perjalananya lumayan memakan waktu yang lama sebelum berangkat aku memberitau dia kalau aku mau menjemputnya , “iya hati-hati” balasan pesan singkatnya.

Aku sampai depan rumahnya dan ku sms dia utuk keluar rumah , diapun keluar dan gayanya yang simple tapi dengan wajahnya yang manis buat aku degdeagan , aku kenal dia memang belum lama saat ini , hampir sebulan , dia selalu respon , dan selalu menangkap signal-signal yang ku berikan , hari ini rencanya aku mau ungkapin perasaanku ke dia , tapi sebelum itu aku mau ajak dia jalan jalan dulu, aku merasa dia bahagia sekali begitupun denganku , dia tak henti hentinya tertawa, kami main sepeda berdua, foto berdua dan ketika aku menggenggam tangannya dia tidak melepaskannya,dia hanya memasang muka terkejut dan heran, kemudian kita mampir ketempat galeri foto dan tempat music , aku dan dia bernyanyi bersama sambil ketawa, sudah pukul 20.00 aku mengajaknya makan di suatu tempat makan yang sederhana ,dan weattrees langsung meberikan menu makanan ke aku dan Nita

“Kamu pesan apa?”tanyaku“, Aku nasi goreng seafood aja sama orange juice” balasnya.“okedeh” langsung ku lambaikan tanganku kesalahsatu weatrees dan ia datang mengambil pesanan kami, “Gimana tadi?senang?”tanyaku kembali , “banget,makasih ya”jawabnya singkat, “ Nit,aku boleh tanya?” Nadaku mulai merendah dan serius , “oh , yah apa ?” dia menjawab dengan expreasi wajah yang terkejut”, “ Sebenarnya, selama kita udah dekat kamu ada rasa gak sama aku” Tanyaku lagi . “jawab di sini nih?”dengan nada yang menekan . “ iya , harus dijawab ,aku udah lama mau ngomong ini tapi masi nunggu waktu yang tepat, dan hari ini “ jelasku . “dia menghembuskan nafasnya” , Nit ‘aku tanya dia sekali lagi” . iyaa? Oke aku jawab , saat ini aku ngerasa nyaman didekatmu,kamu baik,perhatian,ngerti aku, buat aku senang terus,ketawa, “aku mau dengar langsung iya atau enggak?”memotong pembicaraannya” . “Ha? Iya aku ada rasa ,terus??”di tanya balik . “ Kamu seriusan ? jadi kamu terima aku ?” dengan perasaanku yang berbunga bunga kutanya balik . “Iya lang ,ku terima, “makasih Nit “ kuraih tangannya dan ku genggam dia balas dengan senyuman.Setelah selesai makan aku antar nita pulang. “ Nit, udah sampai nih , selamat malam yaa ” , nita pun turun dari motor vespaku dan berhadapan denganku , aku berdiri dan dan ku kecup keningnya lalu ku ucapkan selamat malam kedia dan dia pun membalas dengan senyuman manisnya.

Tak terasa hubunganku dengan nita sudah berjalan 3 tahun lamanya , merasakan suka dukanya , pahit manis , ya aku seperti yakin dengannya,hari ini kami berdua mau merayakan hari jadi kita yang ke 3 tahun di tempat aku pertama kali mengatakan perasaanku ke dia,aku tak menjemputnya karena aku mampir membeli sebuah gelang untukku dan dia , Nita sudah sms aku memberi tahu kalau dia udah disana , aku juga udah selesai membeli gelang dan langsung ke sana , hampir 30 menit aku naru sampai dan Nita sudah duduk dimana tempat yang susah ke pesan sebelumnya, aku memberikan seiikat bunga dan boneka yang besar untuknya sampai orang orang yang ada d tempat makan itu melihat kami berdua , Nita terihat sangat bahagia, aku sangat senang bisa membuat dia bahagia sama aku, di tempat makan tersebuat ada papan tulis yang besar yang banyak di tulis setiap pengunjung yang datang , aku dan dia menulis juga di papan itu sebagai kenang-kenangan kita, dan setelah kita selesai menulis , ku berikan kado buat dia yang sudah aku beli tadi , sebuah gelang emas putih dengan hiasan kunci ,dia lagi lagi terkejut .

“ini buat kamu “ sambil kuberikan kotak kecil bungkus warna merah dan terikat pita 

“ini apa lagi yang kamu berikan” dia tanya sebelum membukanya

“hadiah untukmu ,semoga kamu suka ya “ aku meyakinkan ke dia

“Indah sekali ... “ia membuka dan mengambil serta di perlihatkan ke aku juga

“kamu suka ?aku juga punya tapi bentuk gembok , sementara kamu kunci “ jawabku

“iya kah?”tanyanya

“gelang itu terbatas dan itu sudah lama jadi sudah gak ada orang yang punya , arti gelang ini kalau salah satu orang yang kita cintai hilang dalam arti pergi entah kemana , dia akan kembali ketempat semula, ke pria yang memiliki sepasang gelang itu, berarti kalau tiba tiba terjadi dengan hubungan kita km gelang ini yang akan menemukan kita” jelasku

Nita tidak bisa berkata apa apa dia hanya menetes mengeluarkan air mata karena ucapanku dan dia memelukku,dan aku berusaha menenangkannya. Lalu dia menggenggam tanganku dan bertanya kapan pulang karena ia sudah ngantuk , dan kami pun pergi pulang.

Keesokannya, nita menelponku di pagi hari dia bilang ingin pergi ke pusat perbelanjaan sendiri tanpa aku karena ada temannya yang menunggu di sana , aku menutup kembali telpon dan melanjutkan tidurku, sudah sore hari nita belum kabarin,aku coba telpon dia tapi dia tidak menganggkatnya,selang beberapa menit Nita telpon tapi yang menjawab bukan dia tapi orang lain , nita mengalami kecelakaan di jalan pulang , dan sekarang dia berada di rumah sakit, aku langsung loncat dari tempat tidurku bergegas ke rumah sakit, sesampai disana , sudah ada kakak nita yang menunggu di ruang ICU, tak lama nita di pindahkan ke ruang inap , dan kakak nita berkonsultasi dengan dokter, dan aku menemani nita , aku duduk di samping nita yang sedang berbaring dan berharap,serta berdoa agar nita cepat sadar. Kakak Nita pun datang menghampiriku , 

“Sebaiknya kamu pulang dulu , nita butuh istirahat” kata Kakak Nita

“Ka, apa kata dokter,Nita bagaimana keadaannya” aku bertanya

“ Nita sangat parah keadaannya, banyak bagian dalam yang terluka dan ada beberapa tulang yang patah , sehingga aku mau bawa dia berobat ke luar negeri” jawabnya kakak nita

“Baiklah kak , aku pulang dulu , kalau ada apa apa dengan nita kasih tau saya ka “ pintaku

“iya lang,”

2 Minggu aku menggu kabar Nita dari kakaknya tapi belum juga ada, aku juga gak tau dia di bawa ke rumah sakit luar negeri dimana , Aku merasa kehilangan, kesepian, aku masih menunggu kabarnya , ku pandangi foto berdua dan mengingat kenangan berdua , tak terasa hampir 2 tahun lamanya sudah aku menunggu kabar dia tapi tidak ada, aku tetap bertahan menunggu dia pulang tapi juga tidak ada tanda tanda di rumahnya,Aku sangat merindukannya , sebenarnya kemana dia , aku mulai merasa putus asa, 

Sekarang aku sudah mau lulus dari kuliahku , aku baru selesai dari urusan kampus , lalu di perjalanan Hujan tiba-tiba membasahi wajahku yang sedang berjalan menuju pulang ke rumah. Aku mencari tempat teduh dan aku berhenti di suatu gedung,tak lama selang beberapa detik seorang perempuan yang aku merasa kenal, ia berdiri di sampingku tetapi wajahnya sebagaian menutupi payung sehingga aku tak bisa yakin dengan perempuan itu, tapi dia memiliki pasangan gelang seperti yang kupunya, gelang itu emas putih serta ada hiasan kuncinya yang berlapis emas yang menyilaukan mataku,sedangkan hiasanku gembok.

Lalu hujan pun mulai reda dan dia langsung pergi......aku mencoba mengejar dia tapi aku malah kehilangan jejak perempuan itu , Malam harinya aku sedang memilah milih kertasku dan membereskan barang barang yang ada di lemariku , ada kotak sedang jatuh di hadapanku ketika aku membereskan lemari, aku membuka kotak itu dan berisi kenanganku sama Nita , aku belum bisa menggantikan posisi nita dengan orang lain, aku bertanya kemana dia, kenapa dia tidak pernah mencariku,aku bertanya pada diriku sendiri, aku mencoba kembali ketoko yang pernah aku datangin bersama nita dulu , sesampai di sana aku duduk di tempat seperti biasanya, dan seorang wetrees datang memberikan menu dan bertanya apa pesanan yang ku mau, 

“Saya pesan nasi goreng seafod dan orang juice “ jawabku sambil melihat arah wetress

Oh Tuhan aku gak salah liat itu nita yang jd wetress di depanku saat ini tapi aneh dia tidak mengenaliku sama sekali

“Nita , kamu kemana aja, aku nunggu kamu selama ini , kenapa kamu bekerja disini , ada apa denganmu” aku menanyakannya terus terusan tapi dia hanya diam dan tidak tau siapa yang di ajak ngobrol

“Kamu siapa ? aku tidak kenal “dia menjawab dan langsung pergi 

Aku masi tidak percaya dia tidak mengenalku , aku mendatangi tempat makan itu hampir tiap hari untuk liat dia saja , meskipun dia tidak mengenalku aku masi tetap senang bisa liat dia sekarang ada di depanku, aku mengikutinya pulang dan ternyata tempat tinggalnya juga sudah pindah, aku mengintip dia masuk kerumahnya dan ada kakaknya yang membukakan pintu . Besok siangnya aku mencoba ke rumah nita , dan yang membuka pintu itu kakaknya , 

“Kamu??Galang kan? “ kakaknya bertanya dan ekspresi muka yang mengejutkan

“Kenapa kakak tidak memberitahuku kalau nita sudah balik” tanya kembali

“Kami memang baru balik 6 bulan yang lalu, ketika kamu ketemu nita , bagaimana ekspresinya”tanya 

“Nita tidak mengenalku,dia malah menggap aku seperti orang asing,apa yang terjadi?”

“Sewaktu di luar negeri , dokter telah melakukan operasi dan berusaha semaksimal mungkin, kalau kamu lihat secara fisik ia memang baik dan sudah sembuh tapi ingatannya ,hilang dia hilang ingatang lang , dia lupa dengan semuanya , dan efek dari hilang ingatan itu bisa permanen bisa juga tidak, kita tidak ada yang tau “ kakaknya menjelaskan

“Jadi dia hilang ingatan?’ aku terkejut 

Akhirnya aku pulang , setengah perjalanan entah mengapa aku ingin ketempat makan itu melihat dia jadi kuikuti mauku dan aku benar benar melihat dia , nita sedang bekerja aku menggu dia pulang ,tepat jam 10 malam jam kerja dia selesai aku mengajaknya kenalan seperti biasanya , namanya tetap sama Nita tapi bedanya dia tidak mengenalku,aku mengantarkan dia pulang dan sampai di rumah nya aku menanyakan “gelangmu ? sudah berapa lama sama kamu” , dia menjawab “entahlah aku tidka mengingatnya, tapi ini sudah seperti bagian dari hidupku” ,aku menanyakan lagi ke dia” Oh ya? Gelang itu punya arti yang dalam kamu tau tidak ?” , dia menjawab “tidak tau memangnya apa?”aku menjelaskan lagi “arti gelang ini kalau salah satu orang yang kita cintai hilang dalam arti pergi entah kemana , dia akan kembali ketempat semula, ke pria yang memiliki sepasang gelang itu, berarti kalau tiba tiba terjadi dengan hubungan kita km gelang ini yang akan menemukan kita”, dia hanya memberikan ekspresi yang terkejut saja.

Keesokan harinya Nita pergi ke tempat kerjanya, seperti biasa aku melihatnya dan mengajak makan di tempat itu , dia mengiyakan untuk menemaniku makan , dia melihat papan tulis yang berisikan penuh dengan tulisan tulisan , dia berdiri dan menghadap papan tulis itu,ia merabanya dari sudut ke sudut,lalu dia tehenti di sebuah tulisan yang ada nama ku , dia bertanya ke aku, kenapa papan ini ada di sini dan dia baru menyadarinya, aku hanya menjawab itu berisikan kenangan terindah semua orang yang mereka tulis disitu, Tak lama nita memegang kepalanya merasa kesakitan hingga dia menangis, aku menanyakan kenapa dia tetap meringis dan akhirnya aku mengantar dia pulang, di jalan pulang dia masih diam dan seperti memikirkan sesuatu kemudian dia berhenti , aku berjalan lurus membiarkan dia sejenak kemudian ..

“Gilaang , “di memanggilku dengan wajah yang sudah di banjiri tetesan air mata

“aku tidak berbalik cuman mendengarkan dia”

“Maafin aku, aku terlambat mengingatnya , maafin aku membuat kamu menggu ,dan sangat lama menunggu,aku ingat sekarang” dia memohon kepadaku

“aku langsung berbalik dan berlari di depannya, bertanya , apa kamu bener bener ingat aku dan ingat tentang kita ? “ aku bertanya ke Nita

“iyaa , maafin aku , aku terlambat mengingat semuanya” jawabnya

“tidak apa apa nit, aku mengerti” aku membalas jawabannya

Aku langsung memeluknya erat erat dan membiarkan dia menangis di pelukkanku sambil ke tenangkan dia, apakah benar karena gelang ini yang bisa menyatukan kita, atau kita yang memang ditakdirkan bersatu kembali meskipun sudah dipisahkan oleh waktu yang cukup lama.

KPMB-MSC MAKASSAR

{facebook#https://www.facebook.com/kpmbmsc} {twitter#https://twitter.com/kpmb_msc} {pinterest#https://id.pinterest.com/kpmbmsc} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCGWBmUICFgRUm7fptGCOdwQ} {instagram#https://www.instagram.com/kpmb_msc}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget